Ini yang Didiskusikan Jokowi dengan Santri Miftahul Huda

Presiden Joko Widodo


Presiden Joko Widodo mengawali hari kedua kunjungan kerja di Jawa Barat dengan berdiskusi bersama santri dan alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda di Kecamatan Manonjaya, Tasikmalaya.

Presiden Jokowi tiba di Pesantren Miftahul Huda pada Sabtu (10/6) pagi, pukul 09.10 WIB. Jokowi yang mengenakan pakaian kemeja putih panjang disambut oleh pimpinan Pondok Pesantrean Miftahul Huda KH Asep Maosul Affandi di halaman Ponpes.

Sejumlah santri juga telah menantinya mulai dari depan jalan masuk pesantren. Presiden dalam sambutannya menjelaskan agar masyarakat menjaga persatuan karena keragaman dan kekayaan Indonesia yang begitu besar. Indonesia, tambah Jokowi, memiliki 17 ribu pulau, 516 kabupaten kota, 34 provinsi, serta 714 suku dan 1.100 bahasa daerah.

"Akan menjadi sebuah kekuatan, akan menjadi sebuah potensi keberagaman apabila kita bisa menyatukan, apabila kita bisa menyatukan dalam bingkai NKRI untuk bersaing dengan negara-negara lain, untuk berkompetisi dengan negara lain," kata Jokowi.

Kepala Negara juga menjelaskan pemerintah akan melakukan redistribusi aset yang sebelumnya sudah dibagikan kepada institusi yang besar namun tidak produktif untuk dimanfaatkan oleh koperasi dan pondok pesantren. Kendati demikian, Jokowi menjelaskan pembagiannya harus berdasarkan kepada tujuan dan pemanfaatan lahan tersebut.

"Ini bukan bagi-bagi tanah, bukan bagi-bagi aset, bukan bagi-bagi lahan. Tetapi harus memiliki sebuah proposal bagaimana mengelola lahan yaitu dipakai untuk apa, kemudian kalau sudah ditanami, nanti kalau sudah panen, panen nya akan menjual kemana. Ini harus detail dan rinci seperti itu yang kita inginkan," ucap Presiden saat diskusi dengan alumni santri Ponpes Miftahul Huda.

Usai Ponpes Miftahul Huda, Presiden Jokowi melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Ciamis antara lain untuk membagikan Kartu Indonesia Pintar serta Pemberian Makanan Tambahan dan melawat ke Ponpes Darussalam.

---------
Sumber: Antara
Release: https://nasional.republika.co.id/berita/orbhk6/ini-yang-didiskusikan-jokowi-dengan-santri-miftahul-huda